Open Recruitment Session#1 BSO Pers Science Journalists 2011
Kapan lagi punya pengalaman menjadi wartawan kampus??
Dan jangan lupa sertakan nama lengkap dan jurusan/program studi kamu beserta motivasi kamu pengin gabung..
Ayo Berikan Suaramu Untuk Komodo di new7wonders.com
Taman Nasional Komodo memiliki luas 1.817 kilometer persegi dengan luas kepulauan lebih dari 603 kilometer persegi dan luas taman laut sekitar 1.214 kilometer persegi. Taman Nasional Komodo juga dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1991.
Hasil Rapat Senat FMIPA Pemilihan Calon Dekan Fakultas MIPA
Dari hasil pemilihan tersebut, Senat Fakultas MIPA menetapkan dan merekomendasikan Calon Dekan terpilih yang memperoleh suara terbanyak yaitu Dr. Muhammad Nur, DEA diusulkan ke Rektor Universitas Diponegoro sebagai Dekan Fakultas MIPA periode 2011-2015.
Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2011
“Karena kau menulis, suaramu takkan padam di telan angin. Akan abadi sampai jauh, jauh di kemudian hari” (Pramoedya Ananta Toer)
Apa hal yang paling kamu harapkan di FMIPA UNDIP?
Jumat, 06 Mei 2011
Senin, 02 Mei 2011
Aspirasi 2 Mei 2011 (Peringatan HARDIKNAS)
SciJou bersama dengan SEMA MIPA komisi C memfasilitasi teman-teman mahasiswa MIPA UNDIP dalam beraspirasi terkait dengan HARDIKNAS. HARDIKNAS dimaknai oleh mahasiswa MIPA UNDIP khususnya sebagai hari yang membangkitkan kembali semangat mahasiswa dalam menuntut ilmu. Mengingat fungsi-fungsi mahasiswa salah satunya sebagai agent of change, jadi harus benar-benar dan penuh dengan tanggung jawab dalam menimba ilmu. Semangat mahasiswa juga harus di sertai dengan fasilitas-fasilitas pendukung, karena tidak mungkin berjalan suatu kegiatan belajar mengajar ketika tidak ada keseimbangan antara pelaksana dengan sarana prasarana. Seperti halnya laboratorium yang menjadi sarana pendukung penelitian mahasiswa, apabila peralatan laboratorium kurang lengkap maka akan menghambat kegiatan penelitian mahasiswa. Padahal sebagai kampus sains laboratorium merupakan sarana yang sangat penting. Etos kerja yang rendah dari seluruh civitas akademika akan membuat cita-cita untuk menjadi WCU (World Class University) jauh dari kenyataan. Pak Budi Raharjo sebagai dosen biologi menuturkan “Sudah ada kemajuan kualitas pendidikan di MIPA, namun masih harus di kembangkan karena belum maksimal, karena juga tergantung dari motivasi dosen sendiri “ saat ditanya tim SciJou tentang kualitas pendidikan di MIPA.
Aspek lain yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan adalah kondisi lingkungan termasuk ruang-ruang kelas. Kenyamanan dan suasana yang kondusif memacu konsentrasi mahasiswa saat proses belajar mengajar. Bukan ruangan yang bagus dan serba mewah sebagai parameter kenyamanan, namun sederhana dan tertata rapi beserta pendukung kegiatan belajar mengajar yang lengkap berupa LCD maupun white board.
Kerjasama birokrasi dengan mahasiswa juga sangat berpengaruh terhadap pengembangan unit kegiatan mahasiswa. Keduanya harus saling mendukung satu sama lain, karena mahasiswa serta birokrasi adalah komponen yang bisa membuat kampus maju dan berkembang.
by : Gia heti Ergiana
Rabu, 09 Maret 2011
HASIL SELEKSI OPEN RECRUITMENT BSO PERS SCIENCE JOURNALISTS
![]() |
| KLIK DI GAMBAR |
Akhirnya setelah melewati beberapa proses penyeleksian dari pendaftaran yang dibuka sejak akhir Januari hingga akhir Februari. Yang menjaring sebanyak 30 lebih pendaftar. Lalu kemudian dilanjutkan dengan proses seleksi wawancara. Maka dengan ini atas nama Pimpinan Umum BSO Journalists, diumumkan bahwa hasil selesi open recruitment adalah sebagai berikut:
Daftar nama yang diterima:
1. SITI ZULAIKHAH
2. FAISAL AHMAD (DITERIMA BERSYARAT)
3. INDAH TRIRAHAYU
4. SAIFUR RIJAL (DITERIMA BERSYARAT)
5. AFRIO RIKA RUDIANA
6. RICHY PRIYAMBODO
7. YUDHA SUBAKTI
8. BELLINA AYU RINNI
9. IMAM NUR SOLIHIN
10. SITI KHUSNUL AZIFAH
11. SEKAR SAE KHOIRUNNISA
12. DWI SURYO
13. IKHSANIA RIYANI
Silakan bagi teman-teman yang diterima diwajibkan untuk menambahkan sebagai teman akun facebook Sciejou
Keterangan:
Bagi yang DITERIMA BERSYARAT, wajib membuat essay paling lambat 2 hari setelah pengumuman.
Jumat, 11 Februari 2011
Sedikit Menilik Ke Belakang, Hari Pers Nasional 9 Februari
9 Februari, Hari Pers Nasional
Banyak terjadi perdebatan kapan pers itu terbentuk, yang jelas sebelum ada proklamasi kemerdekaan, pers sudah lahir. Namun, seperti yang kita tahu tanggal tersebut di sebagai tanggal lahirnya pers di Indonesia. 9 februari 2011 adalah tanggal dimana diperingatinya hari PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) tepatnya. Kenapa PWI? karena tanggal 9 Februari tersebut merupakan tanggal terbentuknya organisasi resmi wartawan Indonesia.
Sebelum membahas sejarah perkembangan pers, kita telaah dulu perbedaan pers sama jurnalistik. Kalau Pers itu kerjanya lebih berhubungan dengan media, sedangkan jurnalistik lebih kearah proses kegiatannya. Jadi pers jurnalistik yaitu kegiatan mencari, menggali dan mengumpulkan berita yang disampaikan melalui majalah atau surat kabar, tabloid, untuk masyarakat dalam waktu secepat-cepatnya.
Sejarah perkembangan pers di Indonesia
Setelah ditelususri aktivitas jurnalistik Indonesia sudah ada sejak masa penjajahan Belanda. Abad 18 th 1744 sudah ada sebuah surat kabar yang bernama Bataviasche Nouvelles diterbitkan dengan penguaaan orang-orang Belanda sampai dengan abad 19 dimana pers jurnalistik juga masih dikuasai oleh pihak Belanda.
Surat kabar pertama yang dikelola oleh kaum pribumi dimulai pada 1854 yang dikenal dengan majalah Bianglala, disusul oleh Bromartani pada 1885, kedua di Weltevreden, dan pada tahun 1856 terbit Soerat Kabar bahasa Melayu di Surabaya. Sedangkan perkembangan pers jurnalistik sendiri dimulai pada abad 20 dengan adanya surat Kabar Medan Prijaji yang dikelola oleh Tirto Hadisuryo alias Raden Mas Djikomono. Awalnya pada tahun 1907 diterbitkan mingguan, setelah tahun 1910 sudah diterbitkan sebagai surat kabar harian. Usai proklamasi kemerdekaan banyak bermunculan berbagai surat kabar baru.
Pers memiliki peran yang amat penting bagi perkembangan bangsa ini, sudah dibuktikan bahwa keberadaannya jauh sebelum bangsa ini merdeka. Melalui pers rakyat mampu menyampai aspirasi, dan berita-berita yang sifatnya regional maupun universal disampaikan, kita bisa melek terhadap isu-isu yang sedang berkembang mulai dari isu provokasi dan propaganda. Itu baru secuil fungsi pers yang disebutkan, selain memberikan informasi pers jurnalistik bisa sebagai edukasi, koreksi,rekreasi, maupun mediasi.
Independen Kerja
Sepenggal sejarah perkembangan pers Jurnalistik di Indonesia semoga bisa memotivasi kita buat menjadi seorang jurnalis, dan memiliki semangat yang tinggi untuk memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya terhadap bangsa kita bangsa Indonesia. Setelah mengetahui sejarah perkembangan pers di masa lampau yang diperjuangka oleh kaum terdahulu, sekaranglah saatnya kita berkarya. Yang pastinya dalam dunia pers jurnalistik dituntut untuk seProfesionalis mungkin dalam artian tetap menjaga ke Independenan kerja (tidak memihak).
“Karena kau menulis, suaramu takkan padam di telan angin. Akan abadi sampai jauh, jauh di kemudian hari” (Pramoedya Ananta Toer)
Kamis, 10 Februari 2011
Ikan Berkepala Buaya dan Bersisik Ular Menggemparkan Warga Tegal
Seekor ikan berkepala buaya serta bersisik ular ditemukan di Jalan Bali, Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (9/2). Anehnya lagi ikan mempunyai empat sirip dan tiga ekor.
Ikan aneh ini ditangkap Atmo dan Tarjo yang sehari-harinya mencari ikan di dermaga dog perbaikan kapal. Atmo dan Tarjo sedang mencari ikan dengan menggunakan jala.
Tiba-tiba muncul ikan yang tubuhnya mirip ikan lele mendekati jaring. Saat disorot lampu, ikan itu seakan-akan minta ditangkap. Saat didekati, ikan juga tidak menjauh tapi malah mendekati.
Ikan lalu ditangkap dan dibawa pulang. Setelah diteliti, selain berkepala mirip buaya, ikan itu ternyata mempunyai empat sirip dan berekor tiga.
Temuan ikan aneh ini lalu menyebar. Warga berdatangan ke rumah Atmo untuk melihat keanehan ikan itu. Kini ikan berkepala buaya dan bersisik ular itu dipelihara di dalam kolam kecil depan rumah.
sumber: berita.liputan6.com
gambar: suaramerdeka.com
Rabu, 09 Februari 2011
Pengumuman Proposal PKM Yang Didanai Dikti 2011
SCIENCE JOURNALISTS, sjpers.blogspot.com - Untuk mengetahui apakah proposal PKM kelompok kamu diterima atau tidak dapat dicek saja ke situs dikti. Silakan lansung ke Link ini: http://dikti.kemdiknas.go.id/files/dp2m/kpm/Untuk%20Pengumuman%202011_PKM%204%20Bidang.pdf. Jika di daftar tersebut ada propsal PKM dengan ketua kelompok tercantum disitu artinya proposal PKM kamu didanai. Selamat ya!
Langkah-Langkah:
1. Langsung download filenya: KLIK DISINI
2. Setelah dibuka file pdf tersebut cari nama ketua kelompok kamu.
3. Tekan pada keyboard: ctrl+F (search)
4. Masukkan nama ketua kelompok kamu, lalu enter.
5. Jika hasil pencarian berhasil maka selamat artinya proposal PKM kamu didanai. Congratulation!
Selamat bagi para mahasiswa Fakultas MIPA yang didanai proposal PKM yang diajukan pada 2011 ini.
Senin, 07 Februari 2011
Pulau Komodo Terancam Gagal Jadi Keajaiban Dunia
INILAH.COM - Yayasan New7Wonder mengumumkan penundaan Komodo sebagai finalis kampanye Tujuh Keajaiban Alam di Dunia hingga 7 Februari. Hal ini disebabkan masalah hukum.
Selain komitmen, keputusan itu diambil karena pernyataan resmi dan kontrak kerjasama dengan pihak terkait tidak ditepati. Penangguhan ini berarti semua suara atau vote untuk Komodo selama masa kampanye 7 Keajaiban Alam di Dunia takkan diperhitungkan.
Berdasarkan keterangan di situs resmi, diskusi antarpihak terkait masih dilaksanakan untuk menyelesaikan masalah secara positif.
Yayasan New7Wonder menegaskan bahwa jika pemerintah dan konsorsium swasta menghormati komitmen dan kesepakatannya maka Komodo tidak akan ditangguhkan. Di indonesia, panitia yang mengurus Komodo sebagai finalis 7 Keajaiban Alam di Dunia adalah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
Lalu, apa yang bisa kita lakukan?
Caranya antara lain bergabung di halaman Facebook ‘Save Komodo’ dan ajak berbagai teman sebanyak mungkin. Amati blog ‘Save Komodo’ untuk cari tahu mengapa masalah ini terjadi dan cara menolong Komodo. Masyarakat juga bisa memanfaatkan Twitter untuk menyelamatkan Komodo.
Taman Nasional Komodo terletak di antara Pulau Sumbawa dan Pulau Flores di Kepulauan Sunda Kecil, Indonesia. Taman nasional ini terletak di kawasan Wallacea di mana terbentuk dari pertemuan benua Australia dan Asia. Kawasan ini terdiri dari deretan unik pegunungan dan surga burung serta spesies habitat laut.
Taman Nasional Komodo memiliki luas 1.817 kilometer persegi dengan luas kepulauan lebih dari 603 kilometer persegi dan luas taman laut sekitar 1.214 kilometer persegi. Taman Nasional Komodo juga dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1991.
Taman Nasional Komodo tidak hanya satu-satunya tempat satwa kadal tertua yang masih hidup di dunia yaitu Komodo tetapi juga ratusan biota laut seperti ikan dan bunga karang yang masih terjaga keasliannya.
Komodo bukanlah kadal biasa. Dengan tubuh rata-rata sepanjang 3 meter dan berat sekitar 70-160 kilogram, komodo mampu mencium bau hingga 11 kilometer serta dapat pula memanjat pohon.
Komodo memang hewan sangat unik. Air liurnya tidak hanya mematikan karena mengandung bakteri yang menyebabkan keracunan, tetapi juga menjadi alat bantu penciuman dengan mendeteksi arah angin. Oleh karena itu, komodo dapat mendeteksi mangsa dari jarak yang jauh, ujarnya lagi.
Meskipun bertubuh pendek, komodo mampu berlari hingga kecepatan 18 km/jam dan berenang setidaknya 500 meter. Hingga saat ini, jumlah komodo di taman nasional tersebut sekitar 2.500 ekor.
Pesan Untuk Kawan-Kawan Mipa:
Ayo kita berbondong-bondong untuk memberikan suara (vote) kepada "Komodo" pada situs new7wonder: http://www.new7wonders.com/.










