Pengumuman Proposal PKM 2011 yang Didanai Dikti KLIK DISINI

Open Recruitment Session#1 BSO Pers Science Journalists 2011

Kapan lagi punya pengalaman menjadi wartawan kampus??
Dan jangan lupa sertakan nama lengkap dan jurusan/program studi kamu beserta motivasi kamu pengin gabung..

Ayo Berikan Suaramu Untuk Komodo di new7wonders.com

Taman Nasional Komodo memiliki luas 1.817 kilometer persegi dengan luas kepulauan lebih dari 603 kilometer persegi dan luas taman laut sekitar 1.214 kilometer persegi. Taman Nasional Komodo juga dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1991.

Hasil Rapat Senat FMIPA Pemilihan Calon Dekan Fakultas MIPA

Dari hasil pemilihan tersebut, Senat Fakultas MIPA menetapkan dan merekomendasikan Calon Dekan terpilih yang memperoleh suara terbanyak yaitu Dr. Muhammad Nur, DEA diusulkan ke Rektor Universitas Diponegoro sebagai Dekan Fakultas MIPA periode 2011-2015.

Selamat Hari Pers Nasional 9 Februari 2011

“Karena kau menulis, suaramu takkan padam di telan angin. Akan abadi sampai jauh, jauh di kemudian hari” (Pramoedya Ananta Toer)

Apa hal yang paling kamu harapkan di FMIPA UNDIP?

Tampilkan postingan dengan label artikel koran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel koran. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 Februari 2011

Ikan Berkepala Buaya dan Bersisik Ular Menggemparkan Warga Tegal


Seekor ikan berkepala buaya serta bersisik ular ditemukan di Jalan Bali, Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal, Jawa Tengah, Rabu (9/2). Anehnya lagi ikan mempunyai empat sirip dan tiga ekor.

Ikan aneh ini ditangkap Atmo dan Tarjo yang sehari-harinya mencari ikan di dermaga dog perbaikan kapal. Atmo dan Tarjo sedang mencari ikan dengan menggunakan jala.

Tiba-tiba muncul ikan yang tubuhnya mirip ikan lele mendekati jaring. Saat disorot lampu, ikan itu seakan-akan minta ditangkap. Saat didekati, ikan juga tidak menjauh tapi malah mendekati.

Ikan lalu ditangkap dan dibawa pulang. Setelah diteliti, selain berkepala mirip buaya, ikan itu ternyata mempunyai empat sirip dan berekor tiga.

Temuan ikan aneh ini lalu menyebar. Warga berdatangan ke rumah Atmo untuk melihat keanehan ikan itu. Kini ikan berkepala buaya dan bersisik ular itu dipelihara di dalam kolam kecil depan rumah.

sumber: berita.liputan6.com
gambar: suaramerdeka.com

Senin, 07 Februari 2011

Pulau Komodo Terancam Gagal Jadi Keajaiban Dunia


INILAH.COM - Yayasan New7Wonder mengumumkan penundaan Komodo sebagai finalis kampanye Tujuh Keajaiban Alam di Dunia hingga 7 Februari. Hal ini disebabkan masalah hukum.

Selain komitmen, keputusan itu diambil karena pernyataan resmi dan kontrak kerjasama dengan pihak terkait tidak ditepati. Penangguhan ini berarti semua suara atau vote untuk Komodo selama masa kampanye 7 Keajaiban Alam di Dunia takkan diperhitungkan.

Berdasarkan keterangan di situs resmi, diskusi antarpihak terkait masih dilaksanakan untuk menyelesaikan masalah secara positif.

Yayasan New7Wonder menegaskan bahwa jika pemerintah dan konsorsium swasta menghormati komitmen dan kesepakatannya maka Komodo tidak akan ditangguhkan. Di indonesia, panitia yang mengurus Komodo sebagai finalis 7 Keajaiban Alam di Dunia adalah Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Lalu, apa yang bisa kita lakukan?

Caranya antara lain bergabung di halaman Facebook ‘Save Komodo’ dan ajak berbagai teman sebanyak mungkin. Amati blog ‘Save Komodo’ untuk cari tahu mengapa masalah ini terjadi dan cara menolong Komodo. Masyarakat juga bisa memanfaatkan Twitter untuk menyelamatkan Komodo.

Taman Nasional Komodo terletak di antara Pulau Sumbawa dan Pulau Flores di Kepulauan Sunda Kecil, Indonesia. Taman nasional ini terletak di kawasan Wallacea di mana terbentuk dari pertemuan benua Australia dan Asia. Kawasan ini terdiri dari deretan unik pegunungan dan surga burung serta spesies habitat laut.

Taman Nasional Komodo memiliki luas 1.817 kilometer persegi dengan luas kepulauan lebih dari 603 kilometer persegi dan luas taman laut sekitar 1.214 kilometer persegi. Taman Nasional Komodo juga dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada 1991.

Taman Nasional Komodo tidak hanya satu-satunya tempat satwa kadal tertua yang masih hidup di dunia yaitu Komodo tetapi juga ratusan biota laut seperti ikan dan bunga karang yang masih terjaga keasliannya.

Komodo bukanlah kadal biasa. Dengan tubuh rata-rata sepanjang 3 meter dan berat sekitar 70-160 kilogram, komodo mampu mencium bau hingga 11 kilometer serta dapat pula memanjat pohon.

Komodo memang hewan sangat unik. Air liurnya tidak hanya mematikan karena mengandung bakteri yang menyebabkan keracunan, tetapi juga menjadi alat bantu penciuman dengan mendeteksi arah angin. Oleh karena itu, komodo dapat mendeteksi mangsa dari jarak yang jauh, ujarnya lagi.

Meskipun bertubuh pendek, komodo mampu berlari hingga kecepatan 18 km/jam dan berenang setidaknya 500 meter. Hingga saat ini, jumlah komodo di taman nasional tersebut sekitar 2.500 ekor.

Pesan Untuk Kawan-Kawan Mipa:
Ayo kita berbondong-bondong untuk memberikan suara (vote) kepada "Komodo" pada situs new7wonder: http://www.new7wonders.com/.

Selasa, 01 Februari 2011

Ijazah Ilmu Komputer Undip Tak Laku di Bursa Kerja


Suaramerdeka.com-Surat ini saya tujukan kepada rektor Universitas Diponegoro (Undip) dan dekan FMIPA serta Forum Rektor Indonesia. Nama saya Ayu Paramita Arifin Putri, alumni program studi ilmu komputer Undip angkatan 2004 dengan NIM J2F004261, lulus 15 September 2009.

Melalui surat ini saya ingin menyampaikan bahwa ijazah ilmu komputer yang saya miliki ternyata tidak bisa dijadikan syarat mengikuti seleksi CPNS Kementerian Departemen Perdagangan, Departemen Keuangan, dan beberapa departemen di Indonesia yang hanya menerima formasi teknik informatika.

Hal ini disayangkan, bukankah dari awal kuliah kami dijelaskan bahwa program studi yang kami pilih yaitu ilmu komputer sama dengan teknik informatika (Mengacu SK Dirjen Dikti No 163 Tahun 2007 tanggal 29 November 2007 tentang Penataan dan Kodifikasi Program Studi pada Perguruan Tinggi), serta untuk sekarang ini program studi ilmu komputer sudah berganti nama menjadi program studi teknik informatika (mengacu SK Rektor No 2258/D/T/K-N/2010 tanggal 21 Mei 2010 tentang Perpanjangan Izin Program Studi Teknik Informatika) .

Kami para lulusan ilmu komputer dengan kompetensi yang sama dengan para lulusan teknik informatika tidak mendapat kesempatan yang sama untuk bisa mengikuti seleksi CPNS, dikarenakan nama program studi ilmu komputer dianggap tidak sama dengan teknik informatika.

Kesan yang ditimbulkan adalah karena nama program studi ilmu komputer itu tidak laku di bursa lowongan pekerjaan CPNS dan BUMN (walaupun ada beberapa BUMN yang membuka formasi Ilmu Komputer). Lebih menyedihkan lagi, saudara kami program studi sistem informasi sudah memiliki kesempatan yang sama dengan Teknik Informatika dalam formasi penerimaan CPNS.

Melihat fakta di lapangan seperti ini, solusi apakah yang bisa diberikan oleh pihak Universitas Diponegoro bahwa ijazah ilmu komputer yang sudah diterbitkan ternyata tidak laku sesuai dengan kebutuhan pasar mengenai kebutuhan tenaga kerja CPNS dan BUMN ?

Kasus yang saya alami dan teman-teman ilmu komputer di seluruh Indonesia, pernah ditanggapi pihak Fakultas MIPA Undip dengan mengeluarkan surat keterangan yang menyatakan bahwa kami adalah lulusan ilmu komputer setara dengan teknik informatika, tetapi ternyata surat keterangan ini tidak berguna, dan lagi-lagi kami tidak lolos seleksi administrasi CPNS dan BUMN. Sedih dan kecewa, kami merasa seperti dibohongi, ternyata ijazah kami tidak laku untuk seleksi CPNS dan BUMN.

Selama ini saya kuliah dengan biaya mahal, menguras cukup banyak pikiran, waktu, dan tenaga serta berasal dari perguruan tinggi negeri yang ternama, tetapi tidak bisa untuk bersaing mengikuti seleksi CPNS dan BUMN hanya karena nama program studi ilmu komputer yang tertulis di ijazah tidak dikenal di pasar kerja.

Untuk itu saya sangat memohon bantuan kepada rektor Universitas Diponegoro untuk memberikan solusi yang terbaik bagi kami alumni-alumni yang sudah telanjur menggunakan nama program studi ilmu komputer di ijazah dan adik-adik kami yang masih menempuh studi di bangku kuliah untuk dapat memberikan kesempatan kepada kami semua dalam bersaing memperoleh kesempatan kerja.

Ayu Paramita A.P
Jl Taman Mugas Timur 04
RT 08/04 Mugasari, Semarang Selatan
081802491190